Daftar Pabrik Kertas Terbesar di Indonesia

Daftar Pabrik Kertas Terbesar di Indonesia – Kertas tetap menjadi konsumsi terbesar di Indonesia. Mulai dari jurusan pendidikan, bisnis dan pemerintahan masih mengandalkan kertas sebagai alat komunikasi dan pengarsipan data. Peningkatan aktivitas membaca dan menulis masih bergantung pada konsumsi kertas. Pada artikel kali ini, kami akan menjelaskan beberapa pabrik kertas terbesar di Indonesia yang mendukung dunia literasi Tanah Air.

Daftar Pabrik Kertas Terbesar di Indonesia

Sumber : klikalamat.com

marshallwharf – Berbagai upaya oleh pemerintah dan pecinta lingkungan untuk mempromosikan rencana tanpa kertas atau mengurangi konsumsi kertas. Hal ini disebabkan menipisnya sumber daya hutan di Indonesia, dan masyarakat khawatir konsumsi kertas dalam jumlah besar akan semakin mempercepat deforestasi. Di sisi lain, masyarakat masih belum bisa cepat beralih ke media digital sebagai alternatif pengganti kertas.

Untuk memenuhi permintaan kertas yang sangat besar, Indonesia beruntung memiliki beberapa pabrik kertas besar dan bahkan mengekspor ke negara lain.

Pabrik kertas membuat kertas dari serat-serat vegetasi seperti pulp kayu. Akasia masih menjadi primadona sebagai bahan utama pembuatan kertas. Ada beberapa jenis kayu lain yang bisa digunakan sebagai bahan baku kertas, antara lain kayu gerunggang, binuang dan sengon.

Di Indonesia, bahan baku pulp dan kertas kebanyakan berasal dari kayu, baik kayu daun maupun kayu jarum atau yang lebih dikenal dengan softwood, lantaran ketersediaannya yang sangat melimpah. Namun, penggunaan kayu sebagai bahan baku kertas secara terus-menerus dapat menimbulkan dampak buruk kepada luasnya hutan di negara ini dan juga terkait perubahan iklim dan ekosistem.

Berikut ini adalah Daftar Pabrik Kertas Terbesar di Indonesia yang di kutip dari lamanbaca.com :

1. Asia Pulp and Paper (APP)

Sumber : asiapulppaper.com

PT Asia Pulp & Paper (juga dikenal sebagai APP) adalah produsen kertas terbesar di dunia. Pendiri perusahaan adalah Eka Tjipta Widjaja dan rekannya Singgih Wahab Kwik (Kowik), rekannya pemilik Indah Kiat Pulp dan merupakan perwakilan dari Sinarmas Group. APP memiliki 14 pabrik besar di Indonesia, China dan Kanada, dengan kapasitas produksi tahunan lebih dari 18 juta ton, dan telah berhasil menjual produknya ke 120 negara di seluruh dunia.

APP memiliki pabrik kertas terbesar di Asia Tenggara. Pabrik tersebut berlokasi di Kabupaten Siak Perawang, Riau. Luas unit tebang diperkirakan sekitar 3 hektar, sedangkan total luas pabrik mencapai 1.500 hektar dan jumlah karyawan 9.800.

Baca juga : Fakta Baru Virus Corona Ternyata Sudah Diprediksi Muncul di Wuhan

2. Tjiwi Kimia

Sumber : investor.id

Pabrik Kertas Tjiwi Kimia adalah bagian dari Sinar Mas Group yang merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia. Perusahaan didirikan pada tahun 1972 dan memproduksi berbagai jenis kertas. Faktanya, pabrik tersebut berada di grup yang sama dengan APP.

Perusahaan berkantor pusat di Jakarta dan memiliki pabrik produksi di Krian, Sidoarjo, Jawa Timur. Saat mulai berproduksi, perseroan bisa menghasilkan 12.000 metrik ton kertas per tahun.

Sejak tahun 2006, kapasitas produksi pabrik telah meningkat menjadi sekitar 1,2 juta ton.Dengan bantuan peralatan konversi kapasitas, pabrik dapat mencapai produksi tahunan sekitar 320.000 ton.

Beberapa produk yang diproduksi oleh perusahaan antara lain kertas khusus, kertas karbon, buku latihan, buku hardcover, buku bergambar dan alat tulis lainnya. Perusahaan selalu mendukung dan mempromosikan penggunaan kertas daur ulang atau kertas daur ulang.

Gunakan kertas daur ulang ini untuk menghasilkan kertas berkualitas tinggi dan berbagai produk alat tulis

Gevi Jimia Paper Mill mendirikan pabrik baru di OKI yang berhasil menghasilkan 2,5 juta ton pulp pada akhir 2018. Pabrik tersebut tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2001 dengan kode (TKIM) dan memiliki nilai pasar sebesar 19,5 triliun.

3. Riau Andalan Pulp and Paper

Sumber : m.industry.co.id

PT Riau Andalan Pulp and Paper Company (PT RAPP) adalah salah satu pemain utama dalam industri serat, pulp dan kertas global. RAPP Riau memiliki perkebunan serat dan bisnis manufaktur utama di Indonesia, meliputi 1 juta hektar lahan, dimana 480.000 hektar digunakan untuk perkebunan, dan 51% sisanya digunakan untuk perlindungan, penggunaan masyarakat dan infrastruktur.

Perusahaan memiliki pabrik pulp dan kertas terbesar di dunia. Pabrik Pangkalan Kerinci-Riau di Sumatera merupakan pabrik pulp dan kertas modern, pabrik kimia terintegrasi, dan pembangkit listrik yang mampu menghasilkan energi untuk memenuhi kebutuhan kota-kota yang kompleks.

Target PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) adalah menghasilkan 1,1 juta ton kertas per tahun, sebagai referensi Anda, output kertas tahun 2016 sekitar 850.000 ton.

RAPP bekerja dengan komunitas lokal untuk membantu mereka mengembangkan bisnis. Memberikan pelatihan, dukungan dan saluran pembiayaan kepada pengusaha lokal untuk membantu mereka memulai usaha, terutama di bidang yang dapat mendukung RAPP, seperti kontrak dan transportasi. Kami telah membantu lebih dari 180 pemberi kerja dan menciptakan ribuan pekerjaan di berbagai bidang seperti perbaikan mobil dan katering.

Ini juga memberikan dukungan kepada petani melalui sistem pertanian terintegrasi, yang mengajarkan mereka teknik hortikultura modern untuk membantu mereka meningkatkan hasil dan menanam tanaman baru.

Kini, petani yang menggarap 2.400 hektar lahan telah diinstruksikan di pusat pelatihan khusus. RAPP juga berada di garis depan dalam upaya mengembangkan masyarakat lokal.

4. PT. Pabrik Kertas Indonesia

Sumber : klikalamat.com

PT. Pabrik kertas di Indonesia juga disebut PT. Pakerin adalah salah satu produsen kertas industri terkemuka di Indonesia, yang berkantor pusat di Surabaya. Sejak dimulainya produksi komersial pada tahun 1980, kapasitas terpasang perusahaan telah meningkat dari 15.000 ton (tpa) per tahun menjadi 700.000 tpa pada tahun 1998, dan terus memperluas jangkauan produknya.

Parklin dianggap sebagai salah satu produsen kertas industri terkemuka dan terbesar di Indonesia, dan berkomitmen untuk memperluas pangsa pasarnya melalui biaya rendah, efisiensi dan efektivitas tinggi, serta kemampuan manufaktur yang canggih.

Perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan ekspansi, yang merupakan bagian penting dari strategi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Pakerin memiliki pabrik sendiri dengan bisnis terstruktur yang memproduksi pulp, soda api, listrik dan uap, serta air baku yang merupakan bahan utama dalam proses pembuatan kertas.

Pakerin memproduksi berbagai produk kertas, seperti kertas industri yang digunakan untuk membuat kotak, bahan kemasan untuk barang industri dan konsumen, serta produk turunan lainnya. Beberapa produk andalannya antara lain kertas bergelombang, kertas kraft liner, kertas dua sisi berlapis, papan partikel dan papan inti untuk pengemasan.

Baca juga : 10 Negara Jadi Penghasil Nikel Terbesar Dunia

5. PT Aspex Paper/Aspex Kumbong

Sumber : wartakota.tribunnews.com

PT Aspex diselenggarakan oleh Korindo Group. PT Aspex Kumbong, dahulu bernama PT Aspex Paper, merupakan salah satu pabrik kertas terluas di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Pabrik ini memproduksi kertas koran, kertas buku cetak, kertas notebook dan kertas buku telepon dengan luas 90.000 meter persegi atau 90 hektar, terbentang dari Kali Cileungsi hingga Jalan Raya Narogong (Jalan Raya Narogong).).

Korindo Group adalah produsen kertas yang ramah lingkungan, dan semua produknya mengandung 100% konten daur ulang.

KORINDO Paper Division / PT Aspex adalah salah satu produsen mould baru terbesar di Asia Tenggara. Hingga tahun 2020, departemen ini memiliki total kapasitas produksi 420.000 ton / tahun, dilengkapi dengan DIP (Deinked Pulp) dan mesin kertas.

Departemen tersebut telah memperoleh sertifikasi Forest Stewardship CouncilĀ® (FSCĀ®) dan Environmental Agency (UN).

Departemen ini bekerja sama dengan banyak perusahaan media terkemuka. Departemen ini juga memasok kertas ke perusahaan yang memproduksi buku telepon, majalah tabloid, dan buku teks.

Rencananya departemen ini akan berkembang menjadi produsen kertas yang komprehensif dengan melakukan diversifikasi produk seperti kertas industri.

Ini adalah beberapa pabrik kertas terbesar di Indonesia, dan telah membantu perkembangan ekonomi Indonesia dan meningkatkan standar budaya.